Kenali Bakat dan Minat Anak Sejak Dini

/ / Wellbeing

Bakat adalah potensi yang kita miliki sejak lahir. Bakat bisa memengaruhi minat atau kesukaan kita. Misalnya, orang yang memiliki bakat dalam hal bahasa biasanya suka membaca dan menuliskan pikirannya. Bakat bisa bekembang kalau diasah dan diarahkan dengan baik sedini mungkin.

Apakah ada cara yang jitu untuk mengetahui bakat dan minat anak? Tentu saja. Hal pertama yang kita harus lakukan yaitu mengamati kebiasaan dan kesukaan anak. Memperhatikan minat dan kesukaan anak bisa mempermudah kita melihat bakatnya.

Apa sih yang anak suka lakukan setiap hari? Ada anak yang suka menyanyi atau menggambar setiap hari. Ada juga anak yang senang mengobrol dengan temannya atau otomatis menari saat mendengar musik. Ada pula anak yang gemar melompat atau berlari ke sana ke mari seperti kelinci yang tak pernah kehabisan energi.

Kalau sudah mengetahui bakatnya, kita bisa mengarahkan anak untuk mendalami dan mengembangkannya dengan sarana yang tepat. Berikan anak waktu dan kesempatan untuk mengeksplorasi kemampuannya dan biarkan ia tetap mencoba berbagai hal baru. Sebagai orang tua, kita hanya perlu mendukung dan mengarahkan serta mengawasi perkembangannya.

Orang tua juga bisa mengajak anak mengikuti perlombaan yang ia sukai. Tapi, ingat, jangan memaksa anak kalau ia tidak mau. Soalnya, bisa-bisa ia trauma sehingga malah melupakan impian untuk meraih cita-citanya kelak atau malah tertekan dan merasa orang tuanya tidak sayang padanya.

Pastikan untuk selalu mengomunikasikan keinginan kita dengan baik dan mendengarkan keluh kesah serta perasaan anak. Dengan komunikasi, kita juga jadi bisa tahu langkah apa yang harus diambil untuk mengarahkan atau mendorong minat serta bakat anak.

Kalau anak terlihat senang menggambar, kita bisa mendukungnya dengan menyediakan alat gambar berwarna-warni agar ia gembira dan makin rajin menggambar. Jika anak terlihat suka tampil di panggung untuk menyanyi dan menari, orang tua bisa menawarkan pada anak untuk mengikuti lomba dan kontes-kontes menyanyi. Begitu pula jika anak suka dan berbakat di bidang sepak bola atau bahkan menyampaikan sendiri keinginannya untuk jadi pemain sepak bola, kita bisa mencarikan sekolah sepak bola yang bisa memfasilitasi bakat serta minatnya.

Menjadi pemain sepak bola profesional memang tidak mudah. Tapi, jika anak disiplin berlatih di bawah pengawasan profesional, cita-cita itu bukan tak mungkin bisa tercapai. Kita bisa memilihkan sekolah sepak bola yang bagus supaya anak dapat mengasah bakatnya dan melatih kemampuannya. Namun, sebelum memilih sekolah sepak bola, coba pertimbangkan dulu hal-hal berikut ini.

1. Kredibilitas

Sekolah sepak bola yang bagus tentu harus punya reputasi yang baik pula. Cari tahu berapa banyak prestasi yang sudah diukir oleh sekolah sepak bola pilihan dan perhatikan juga kelengkapan staf serta kapabilitas pelatih maupun instruktur di sekolahnya.

2. Metode latihan

Cek apakah sekolah sepak bola yang dipilih punya kurikulum jelas dan metode latihan yang bagus

3. Aktif di turnamen

Supaya kemampuan anak terasah dan mental bertandingnya kuat, ia harus sering mengikuti kompetisi atau turnamen. Karena itu, pilih sekolah sepak bola yang sering mengikuti turnamen baik lokal, nasional, maupun internasional.

4. Sarana serta prasarana

Salah satu pertimbangan untuk memilih sekolah sepak bola yaitu kondisi lapangan dan perlengkapan latihan. Salah satu sekolah sepak bola yang memiliki training ground yang dikelola secara tetap 24 jam sehari selama 7 hari dalam seminggu adalah ASIOP APACINTI. Saat ini, ASIOP APACINTI yang berlokasi di Lapangan A, Kompleks Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, memiliki sekitar 500 siswa binaan. Sarana dan prasarana latihan yang lengkap dengan perlengkapan latihan utama maupun perlengkapan penunjang ini memungkinkan ASIOP APACINTI mengatur program-program pelatihan bagi para siswa secara leluasa, baik, dan profesional.

*artikel diambil dari berbagai sumber