Kota Pink di Selatan Perancis yang Mempesona

/ / Health & Lifestyle, Uncategorized, Wellbeing

Minggu lalu saya mendapatkan kesempatan untuk mengikuti tur virtual ke kota Toulouse. Dipandu oleh Kak Cuni dari Candrika Travel, yang memang pernah tinggal di Perancis selama beberapa tahun, tur virtual ini seru sekali.

Seperti tur pada umumnya, Kak Cuni membagi turnya menjadi beberapa bagian. Dimulai dari kota Toulouse sendiri, serta kota kastil Carcassone yang hanya berjarak sekali naik bus selama satu jam. Keduanya sama-sama berada di wilayah Occitane, wilayah paling selatan dari Perancis daratan. Di kota Toulouse, Kak Cuni membawa kita menghampiri beberapa titik wisata yang terkenal dan bersejarah seperti Basilique St. Sernin dan Canal du Midi yang merupakan warisan dunia. Kemudian juga ke Place du Capitole, Rue Saint Rome, Convent des Jacobus, jembatan Pont Neuf, serta theme park bertema luar angkasa Cite de l’Espace.

Tetapi yang paling mengejutkan untuk saya jelas adalah arsitektur kota Toulouse yang ternyata masih sangat klasik, meskipun dia adalah kota terbesar dan terpadat ke-empat di Perancis. Bangunan-bangunan ini juga yang menjadi ciri khas Toulouse karena dibangun dengan batu bata berwarna pink (meskipun lebih dekat ke warna merah terakota), dan akhirnya menjadi julukan mereka. Unik sekali melihat gedung-gedung klasik dengan batu bata merah dan pilar abu-abu tetapi menggunakan pintu kaca dan papan merk-merk modern. Satu lagi fakta menarik adalah kota ini ternyata menjadi pusat industri pesawat terbang dan teknologi luar angkasa – termasuk menjadi lokasi kantor pusat beberapa perusahaan besar di industri tersebut. Keren!

Sebagai penggemar sejarah dan arsitektur Eropa, beberapa cerita sejarah mengenai lokasi-lokasi ini menarik sekali. Terutama melihat bagaimana lokasi-lokasi yang sekarang terbuka untuk umum juga memiliki dwifungsi sebagai pusat pemerintahan dan juga pusat hiburan bagi turis. Dua hal favorit saya itu semakin terpuaskan ketika kami diajak ke Carcassone, yang memang seperti kota-kota masa kerajaan di abad pertengahan yang selama ini hanya bisa saya lihat di film-film. 

Informasi yang disampaikan Kak Cuni sangat lengkap, termasuk moda-moda transportasi yang tersedia untuk mencapai Toulouse dari Paris, makanan khas di sana, musim terbaik untuk ke sana (termasuk bulan-bulan banyak diskon hehe) sampai ke beberapa kalimat percakapan dalam bahasa Perancis untuk memudahkan kita jika suatu waktu ke sana.

Pengalaman tur virtual ini sangat menyenangkan. Cukup lah sebagai perkenalan ke lokasi-lokasi yang memang saya sudah impikan untuk kunjungi. Apalagi di kondisi pandemi yang membuat traveling jadi semakin sulit. Nggak sabar untuk ikutan Voyage Virtuel berikutnya!